<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349</id><updated>2011-08-10T03:30:17.429+08:00</updated><title type='text'>Pelabuhan Perikanan Swasta Telaga Punggur</title><subtitle type='html'>JALAN PATTIMURA TELAGA PUNGGUR BATAM PROVINSI KEPULAUAN RIAU INDONESIA.
RT/RW 002/002 KECAMATAN NONGSA KELURAHAN KABIL.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>28</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-2880527119277645135</id><published>2011-05-17T19:33:00.003+08:00</published><updated>2011-05-17T19:35:36.741+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-GfCqOABaV3Q/TdJdflByISI/AAAAAAAAAMA/elXZE8ltZdA/s1600/pengumuman.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 553px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-GfCqOABaV3Q/TdJdflByISI/AAAAAAAAAMA/elXZE8ltZdA/s400/pengumuman.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5607647283126608162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-2880527119277645135?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/2880527119277645135/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2011/05/from-pelabuhan-perikanan-swasta-telaga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/2880527119277645135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/2880527119277645135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2011/05/from-pelabuhan-perikanan-swasta-telaga.html' title=''/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-GfCqOABaV3Q/TdJdflByISI/AAAAAAAAAMA/elXZE8ltZdA/s72-c/pengumuman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-3579922699358941703</id><published>2011-05-15T00:46:00.003+08:00</published><updated>2011-05-15T00:49:34.885+08:00</updated><title type='text'>CARI SOLAR KE TANJUNGUBAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-xhWhFNKwYKQ/Tc6yOIfQwgI/AAAAAAAAAIs/AMj9CVK80x4/s1600/Nelayan-Punggur-2-f-M-Noor.gif"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 323px; height: 216px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-xhWhFNKwYKQ/Tc6yOIfQwgI/AAAAAAAAAIs/AMj9CVK80x4/s400/Nelayan-Punggur-2-f-M-Noor.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606614541989364226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;NONGSA (BP)&lt;/strong&gt; – Nelayan di Batam mulai merasakan imbas  dari praktek mafia bahan bakar minyak (BBM) terutama jenis solar.  Mereka terpaksa mencari BBM subsidi itu hingga ke Tanjunguban akibat  kian langkanya bahan bakar tersebut. &lt;p&gt;Agus,50, salah satu nelayan di Teluk Nipah, Punggur Kampung mengaku  kesulitan mendapatkan solar untuk operasional para nelayan itu telah  berlangsung lama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Agus, sebelum terjadi kelangkaan, dia dan puluhan nelayan  lainnya bisa leluasa membeli solar di kios-kios BBM di Punggur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Sekarang belinya harus di SPBU. Itupun dibatasi hanya 10 liter per hari,” katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padahal, kata dia, rata-rata setiap kali melaut para nelayan butuh  sekitar 30 liter solar. ”Dalam seminggu kami hanya tiga kali melaut.  Butuh solar sekitar 90 liter,” ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk memenuhi kekurangan solar tersebut, Agus dan nelayan lainnya  mengaku terpaksa mencarinya hingga ke Tanjunguban dengan harga yang sama  yakni Rp4.500 per liter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agus mengaku hanya sebagai nelayan kecil yang memiliki pompong kecil  dan sampan. Akibat kelangkaan BBM ini, ia tak bisa melaut lebih jauh  dengan konsekuensi turunnya hasil tangkapan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Melaut adalah mata pencaharian dan kehidupan kami. Sudah susah hidup, dipersulit lagi,” keluhnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jangan Duduk Saja&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan mengatakan kelangkaan solar subsidi di  Batam belakangan ini merupakan imbas dari kurangnya pengawasan  Pertamina. Untuk itu ia meminta supaya Pertamina segera mengambil  langkah supaya kelangkaan ini tidak terulang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Kami sudah mendorong Pertamina supaya ada pengawasan. Pertamina  jangan duduk-duduk saja,” kata Ahmad Dahlan usai menghadiri acara di  Botania Garden, Jumat (13/5).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara pihak Pertamina sendiri mengakui, selama ini tidak ada  pengawasan terhadap BBM bersubsidi. Selaku operator, Pertamina hanya  fokus pada pemenuhan kebutuhan dan permintaan konsumen, termasuk suplai  terhadap SPBU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sales Area Manager BBM Retail Pertamina Batam, Tengku Ezan,  mengatakan dalam beberapa pekan terakhir jumlah permintaan solar dari  SPBU memang meningkat drastis. Namun Pertamina tidak pernah curiga.  Sebab, berdasarkan keterangan dari pihak SPBU, tingginya permintaan  tersebut  besarnya angka penjualan kepada konsumen.&lt;br /&gt;Solar SPBU Menipis&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pantauan Batam Pos di sejumlah SPBU kemarin, stok solar menipis. Di  SPBU Tanjunguncang, misalnya, hingga sore kemarin masih menjual solar  untuk truk-truk. ”Stok sudah mau habis,” ungkap salah seorang petugas  SPBU Tanjunguncang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun di SPBU Simpang Basecamp dan Tembesi, di pintu masuk lobi masih  terpajang plang yang bertuliskan kalau solar habis. ”Belum datang solar  di sini,” ungkap petugas keamanan SPBU Tembesi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rudi Silalahi,  sopir truk mengatakan meski masih banyak SPBU  kehabisan solar, namun dia sedikit lega karena di Tanjunguncang sudah  mulai tersedia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tapi kalau bisa tolong tertibkan para pemain solar, karena mereka kami masyarakat kecil yang jadi korban,” ujarnya.&lt;strong&gt; (spt/par/eja/gas)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sumber : BatamPos.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-3579922699358941703?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/3579922699358941703/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2011/05/cari-solar-ke-tanjunguban.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/3579922699358941703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/3579922699358941703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2011/05/cari-solar-ke-tanjunguban.html' title='CARI SOLAR KE TANJUNGUBAN'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-xhWhFNKwYKQ/Tc6yOIfQwgI/AAAAAAAAAIs/AMj9CVK80x4/s72-c/Nelayan-Punggur-2-f-M-Noor.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-7042363027493166804</id><published>2011-04-22T21:33:00.000+08:00</published><updated>2011-04-22T21:34:48.908+08:00</updated><title type='text'>PEMERINTAHTIDAK MELARANG IMPOR IKAN</title><content type='html'>&lt;p&gt;JAKARTA (BisnisKepri.com): Kementerian Perdagangan akan melakukan  sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam menentukan  teknis impor ikan ke wilayah RI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ketentuan impor ikan, akan dikelola oleh KKP yang mengelola impor  ikan dengan berbagai prinsip seperti kandungan zat chemical, tidak  mengandung penyakit, legal, dan persyaratan lainnya yang telah  dipenuhi,” ujar Mendag Mari Pangestu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Dirjen Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan KKP  Victor Nikijuluw mengatakan pengajuan impor hingga saat ini telah  mencapai 3 juta ton, tetapi pihaknya belum memutuskan jumlah yang akan  diberikan perizinannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dia, pemerintah tidak akan melarang impor ikan dan tidak akan  membuat kuota, karena justru dapat menimbulkan moral hazard jika  menggunakan sistem kuota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kami tidak melarang impor ikan dan tidak membuat kuota, tetapi kami  mengelola,  agar impor tidak mengganggu produksi ikan lokal, industri  lokal dan nelayan lokal dan sesuai dengan kebutuhan dalam negeri,”  ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Victor menegaskan pemerintah tidak akan melarang dan menghambat impor  ikan, tetapi pihaknya hanya mengatur perizinan impor ikan agar tidak  membanjiri pasar domestik serta tidak merugikan nelayan dan industri  pengolahan dalam negeri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber：BisnisKepri&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-7042363027493166804?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/7042363027493166804/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2011/04/pemerintahtidak-melarang-impor-ikan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/7042363027493166804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/7042363027493166804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2011/04/pemerintahtidak-melarang-impor-ikan.html' title='PEMERINTAHTIDAK MELARANG IMPOR IKAN'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-4400026666488473110</id><published>2011-04-19T21:57:00.003+08:00</published><updated>2011-04-19T22:00:34.802+08:00</updated><title type='text'>PERMINTAAN IZIN IMPOR IKAN CAPAI TIGA JUTA TON</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;JAKARTA -  Pengajuan izin impor ikan dalam 2 bulan terakhir mencapai 3 Juta ton atau 60% dari produksi perikanan tangkap nasional.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;"Jumlah  ini sangat besar, sekitar 60% produksi perikanan tangkap kita.  Bayangkan, kalau ini diloloskan masuk tanpa kendali, akan runtuh hancur  industri perikanan nasional. Impor ikan tidak boleh lebih dari 20% dari  total produksi ikan," tegas Victor Nikijuluw, Dirjen Pengolahan dan  Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, pekan  lalu.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Dia  menjelaskan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad telah  melakukan rapat koordinasi pada 13 April lalu dengan 11 provinsi yang  merupakan daerah potensial masuknya ikan impor.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Daerah  yang potensial menjadi pintu masuk ikan impor di antaranya Sumatra  Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur,  Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi  Utara.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;"Semua  daerah sangat mendukung agar kebijakan pengendalian impor ikan ini  tetap dijalankan supaya nelayan lokal memiliki kemampuan untuk  meningkatkan daya saing," ungkap Victor.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Dia  menambahkan sejak kebijakan pengendalian impor dijalankan, kurang dari 2  bulan yang lalu telah masuk aplikasi untuk impor ikan sekitar 3 juta  ton ikan diantaranya sebanyak 2 juta berasal dari Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Menurut  Victor, khusus untuk Batam selama ini impor ikan lele hidup dari  Malaysia dilakukan sekitar 300 ton per bulan. "Menteri Kelautan dan  Perikanan menginginkan ini segera diatasi. Caranya, kementerian bersama  pemerintah daerah mengembangkan program 1.000 kolam lele di Pulau  Bintan."&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Badan  Pusat Statistik mencatat realisasi ekspor ikan pada tahun lalu mencapai  US$2,9 miliar, sedangkan impor ikan pada periode yang sama US$300 juta.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Victor  mengatakan ikan yang diperbolehkan diimpor untuk jenis tertentu yang  diperuntukkan bagi konsumen tertentu untuk diolah oleh unit pengolahan  ikan (UPI) atau untuk diekspor setelah diolah. Data KKP mencatat saat  ini terdapat 114 UPI di seluruh Indonesia dengan utilisasi pengolahan  baru sekitar 50%.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Menurut  dia, satu unit pengolahan ikan itu terdiri dari 500-1.000 tenaga kerja,  sehingga dari pabrik tersebut dapat menjadi substitusi penurunan  produksi ikan di dalam negeri. Dia menambahkan saat ini dua perusahaan  yang telah diberikan izin impor ikan dan ada 20 perusahaan yang masih  menunggu izin impor.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Victor  menuturkan cuaca yang ekstrem dikhawatirkan mengganggu produksi ikan  sehingga dengan memberikan izin impor tersebut yang termasuk ke dalam  bahan baku untuk diolah di dalam negeri kemudian diekspor lagi dan  memastikan tidak masuk ke pasar domestik.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Menurut  dia, 114 perusahaan pengolahan ikan akan mengadakan pertemuan dengan  pemerintah dan sekitar 35 UPI yang mendapatkan izin impor.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Beberapa  perusahaan yang akanmendapatkan izin impor ikan berada di Aceh sebanyak  10 perusahaan, DKI Jakarta (satu perusahaan), Yogyakarta (satu  perusahaan), Nusa Tenggara Barat satu UPI, Nusa Tenggara Timur (satu  perusahaan), Riau (dua perusahaan), Jawa Timur (36 UPI), Kalimantan  Selatan (20 UPI), dan sembilan perusahaan pengolahan ikan di Sulawesi  Utara.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Reekspor ikan&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Dalam perkembangan lain, ikan impor ilegal sebanyak 84 kontainer kembali di reekspor melalui Pelabuhan Belawan.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Kegiatan  reekspor ikan disaksikan Sekretaris Badan Karantina Ikan dan  Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Agus Priyono.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Sebelumnya  Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan reekspor ikan di Belawan  pada 2 April lalu sebanyak 37 kontainer, pada 6 April (11 kontainer),  pada 7 April (5 kontainer), pada 9 April (3 kontainer), pada 11 April (2  kontainer), dan sisa terakhir pada 16 April sebanyak 26 kontainer.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Ikan  impor tersebut diekspor kembali ke beberapa negara yaitu China,  Thailand, Malaysia, Vietnam, India, Taiwan, Jepang, Pakistan dan yang  terbanyak diekspor kembali ke China.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;Kebijakan  reekspor diambil KKP sebagai tindak lanjut pelaksanaan Permen No.  17/2010 tentang Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan yang  diimpor ke dalam wilayah RI.&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;color:#333399;"   &gt;"Langkah  ini hendaknya menjadi Itiok temphy bagi para pengusaha yang melakukan  impor produk hasil perikanan secara ilegal masuk ke wilayah Republik  Indonesia," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Bisnis.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-4400026666488473110?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/4400026666488473110/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2011/04/permintaan-izin-impor-ikan-capai-tiga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/4400026666488473110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/4400026666488473110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2011/04/permintaan-izin-impor-ikan-capai-tiga.html' title='PERMINTAAN IZIN IMPOR IKAN CAPAI TIGA JUTA TON'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-1306223696432650108</id><published>2010-11-12T17:45:00.002+08:00</published><updated>2010-11-12T17:46:36.770+08:00</updated><title type='text'>BUDIDAYA PERIKANAN JADI ALTERNATIF KETAHANAN PANGAN</title><content type='html'>&lt;p&gt;Bangsa Indonesia saat ini dihadapkan kepada sebuah kekhawatiran akan  berkurangnya jumlah pasokan pangan di masa yang akan datang. Hal ini  didasari pada jumlah penduduk yang sudah mencapai angka 216 juta jiwa  dengan angka pertumbuhan 1.7 persen per tahun. Angka tersebut  mengindikasikan besarnya kebutuhan bahan pangan yang harus tersedia. Dan  jika tidak ada upaya untuk meningkatkan produksi pangan maka akan  menimbulkan masalah antara kebutuhan dan ketersediaan dengan kesenjangan  yang semakin melebar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rendahnya laju peningkatan produksi pangan dan terus menurunnya  produksi pangan di Indonesia seperti yang diungkapkan oleh Dr. J.Hutapea  antara lain disebabkan oleh produktivitas tanaman pangan yang masih  rendah yang disertai dengan stagnannya luas areal penanaman dan bahkan  cenderung menurun khususnya di lahan pertanian pangan produktif di pulau  Jawa. Kombinasi kedua faktor di atas memastikan laju pertumbuhan  produksi dari tahun ke tahun akan cenderung terus menurun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Arah pembangunan ketahanan pangan yang selama ini berorientasi kepada  ”daratan” memiliki beberapa hambatan, salah satunya adalah karena  pengembangan lahan pertanian pangan baru tidak seimbang dengan konversi  lahan pertanian produktif yang berubah menjadi fungsi lain seperti  permukiman. Hal ini memaksa kita untuk memikirkan sebuah alternatif  bahan pangan yang masih didukung oleh potensi sumber daya dan luas  wilayah. Sehingga keadaan ini kembali menyadarkan kita bahwa orientasi  ketahanan pangan sudah seharusnya dialihkan kepada sektor  kelautan dan  perikanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia saat ini memiliki potensi kelautan dan perikanan yang  sangat menjanjikan, yakni mencapai 65 juta ton setiap tahunnya. Sebagai  negara kepulauan terbesar di dunia dengan panjang garis pantai lebih  dari 81.000 km, lebih dari 17.508 pulau, dan lautan seluas 3,1 juta km,  lautan Indonesia begitu kaya dengan keanekaragaman hayati di dalamnya.  Tidak mengherankan apabila Indonesia dikenal sebagai salah satu  penyumbang ikan terbesar di dunia yang mampu menyuplai jutaan ton ikan  dari produksi perikanan laut setiap tahunnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Potensi kelautan dan perikanan Indonesia memang sangat menjanjikan.  Secara keseluruhan, potensi perikanan yang dimiliki Indonesia mencapai  65 juta ton, yang terdiri dari 7.3 juta ton pada sektor perikanan  tangkap dan 57.7 juta ton pada sektor perikanan budidaya. Bahkan untuk  tahun 2010, pada triwulan pertama ekspor komoditi hasil perikanan  menunjukan peningkatan sebesar 3,26 ribu ton atau, 3,7 persen jika  dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2009.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika potensi kelautan dan perikanan ini dapat dimanfaatkan secara  optimal, maka sektor ini dapat dijadikan salah satu pilihan alternatif  dalam membangun ketahanan pangan nasional. Ditambah lagi kecenderungan  masyarakat kita saat ini sudah mulai mempertimbangkan faktor food safety  dalam memilih bahan pangan, dan komoditas perikanan (khususnya  perikanan tangkap) merupakan komoditas yang bebas dari berbagai  perlakuan genetik yang dapat menurunkan nilai gizi ketika kita  mengkonsumsinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mencapai tujuan ketahanan pangan yang berbasiskan sektor  perikanan, khususnya perikanan budidaya, beberapa aspek yang dapat  dilakukan antara lain pemanfaatan teknologi budidaya. Berbagai rekayasa  teknologi yang bersifat sederhana, mudah dimengerti dan ramah lingkungan  yang telah dihasilkan oleh para peneliti di bidang perikanan harus  dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk meningkatkan produktivitas  perikanan budidaya. Untuk menjamin keberhasilannya, maka dibutuhkan  peran serta pemerintah daerah sebagai pendamping.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai contoh adalah teknologi pakan buatan. Kita tidak dapat  mengesampingkan fakta bahwa pakan merupakan komponen pengeluaran  terbesar dalam satu siklus produksi perikanan budidaya. Pakan yang  digunakan oleh masyarakat saat ini, khususnya para pembudidaya di  Kepulauan Riau banyak mengandalkan potongan ikan rucah sebagai pakan  utama. Beberapa penelitian menunjukkan banyak kelemahan yang ditunjukkan  oleh ikan rucah bila digunakan sebagai bahan pakan utama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain faktor degradasi kualitas gizi yang dimiliki bila cara  penyimpanan yang salah, ikan rucah dapat menjadi inisiator awal bagi  berkembangnya berbagai penyakit. Beberapa organisme patogen seperti  parasit, bakteri ataupun jamur, dapat berkembang dengan baik dalam ikan  rucah sehingga dapat menjadi faktor penghambat tersendiri bagi  keberhasilan produksi ikan budidaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ini berbagai pakan buatan yang dihasilkan telah diformulasikan  dan disesuaikan untuk dapat memenuhi kebutuhan gizi ikan selama fase  pertumbuhan dan menekan biaya produksi pemeliharaan ikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan selanjutnya untuk mendukung produksi perikanan budidaya  adalah peningkatan stimulus fiiskal. Kaitannya dengan hal ini maka  rangkaian pekerjaan yang dapat dilakukan khususnya di Provinsi Kepulauan  Riau adalah dengan melakukan pembangunan infrastruktur  kolam/tambak/unit budidaya, pemberian modal kerja,  pembangunan/peningkatan jaringan tata air kolam/tambak, pembangunan  jalan produksi serta pembangunan sarana dan prasarana produksi  perikanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khusus untuk kegiatan permodalan, kegagalan dalam pencapaian produksi  oleh para pembudidaya ikan yang mendapatkan bantuan modal lebih karena  belum maksimalnya pendampingan yang dilakukan. Bila penerapan teknologi  dan stimulus fiskal dapat dioptimalkan, yang disertai dengan perwujudan  budidaya perikanan melalui konsep Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB)  dengan berbagai aspek food safety dan biosecurity, maka peningkatan  produksi perikanan dapat terwujud sehingga tantangan kebutuhan bahan  pangan dimasa yang akan datang dapat terpenuhi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsep budidaya ikan tidak hanya difokuskan kepada perairan laut  namun juga kepada sektor perikanan darat dengan beberapa komoditas  budidaya ikan laut yang dapat dikembangkan di Provinsi Kepulauan Riau  antara lain  kakap putih, kerapu, bawal bintang, kakap merah dan  baronang, sementara untuk komoditas perikanan darat : gurame, ikan mas,  nila, bandeng dan lele cukup diminati oleh masyarakat.&lt;/p&gt; Nilai komoditas perikanan yang cukup kompetitif menjadikan perikanan  budidaya sebagai peluang usaha yang cukup menjanjikan dan dapat menyerap  banyak tenaga kerja. Tingkat permintaan yang cukup tinggi dan harga  yang cenderung stabil bahkan terus meningkat menjadikan sektor ini  selain sebagai sandaran produksi bahan pangan juga dapat diharapkan  untuk pengentasan kemiskinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Batam Pos&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-1306223696432650108?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/1306223696432650108/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/11/budidaya-perikanan-jadi-alternatif.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/1306223696432650108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/1306223696432650108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/11/budidaya-perikanan-jadi-alternatif.html' title='BUDIDAYA PERIKANAN JADI ALTERNATIF KETAHANAN PANGAN'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-8264959138617981065</id><published>2010-10-23T19:51:00.001+08:00</published><updated>2010-11-12T17:45:12.586+08:00</updated><title type='text'>OPTIMALISASI PEMBANGUNAN KELAUTAN DAN PERIKANAN</title><content type='html'>&lt;p&gt;Memperhatikan tantangan dan tanggung jawab bahwa sektor kelautan dan  perikanan menjadi salah primemover pembangunan nasional. Maka selain  jumlah dan kualitas SDM juga dibutuhkan adanya kelembagaan yang  menangani isu-isu dan tetek bengek (technicalities) yang terkait  kelautan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau kita perhatikan Negara Republik Rakyat China, Korea Selatan,  Thailand yang nota bene memiliki sumber daya laut terbatas merasa perlu  memiliki lembaga yang mengurus khusus kelautan dan perikanan. Bahkan  Korea Selatan berkeinginan menjadi negara yang masuk jajaran kekuatan  laut (ocean power) yang disegani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semestinya kita semua, para pengambil keputusan, perguruan tinggi,  masyarakat luas bisa merasakan dan mendorong perlunya suatu kelembagaan  yang mengurus kelautan dan perikanan secara luas termasuk di dalamnya  perikanan, kemaritiman, dan lain-lainnya, baik di pusat dan di daerah.  Kita perlu fokus dan istiqomah dalam membangun ekonomi negara dengan  basis sumber daya dan aset kelautan dan perikanan yang besarnya  menakjubkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikhawatirkan tiadanya kelembagaan kelautan dan perikanan di pusat  dan daerah maka kekayaan kita sumber daya, keindahan, pulaupulau akan  lebih dimanfaatkan oleh pengusaha dari mancanegara. Akankah kita selalu  mengeluh bahwa kita tidak diberikan nikmat Tuhan? Perwujudan syukur atas  rahmat Tuhan adalah dengan mengelola dengan baik segala aset dan sumber  daya berbasis pengetahuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari 33 provinsi yang ada maka keseluruhannya memiliki antara lain  pesisir, perairan dan atau laut. Dari 400-an lebih kabupaten dan kota,  maka 240-an lebih berpesisir. Sedangkan di Provinsi Kepri sendiri ada  paling tidak ada sejumlah 7 kab/kota, dan lebih dari 2600-an small  islands dan kawasan pesisir dan pantai yang potensial yang tersebar di  sepanjang Laut China Selatan, Selat Malaka dan Selat Karimata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memperhatikan hal ini maka dalam bagian kesungguhan mengelola  kekayaan laut dan pesisir, disarankan para pengambil keputusan politik  daerah DPRD, kepala daerah, tetua suku/adat untuk merekomendasikan agar  daerahnya memiliki lembaga (dinas) yang mengelola kelautan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diharapkan stabilitas politik di negara kita dapat ditingkatkan,  penegakan hukum dapat segera dilaksanakan sehingga segala upaya dalam  pembangunan SDM, pembangunan ekonomi dapat memperoleh hasil yang  optimal. Budaya negeri kita paternalistik, sehingga perilaku pemimpin  nasional dan daerah, perilaku pejabat pusat dan daerah akan menjadi  refleksi masyarakat luas. Kecepatan pembangunan nasional yang  menyejahterakan rakyatnya sangat bergantung model atau contoh yang  digambarkan di atas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semoga negeri yang kita cintai ini kembali menjadi negara yang  memiliki percaya diri yang kuat, menjadi negara yang aman, sejahtera,  disegani, memiliki budaya melayu (maritim) yang kuat berakar  dimasyarakat, bermarwah dan bermartabat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pembangunan Pendidikan Kelautan &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendidikan diakui di berbagai kalangan sebagai solusi perubahan  sosial dalam berbagai aspek, seperti penurunan angka kriminalitas dan  pengangguran, kemiskinan, peningkatan status/kondisi kesehatan,  partisipasi politik atau peningkatan kesetaraan jender. Dalam kaitannya  dengan pengelolaan terumbu karang Indonesia, pendidikan dinilai memiliki  peran yang tak kalah penting dalam perubahan perilaku masyarakat agar  dapat memanfaatkan potensi sumber daya laut dengan bijak dan  berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa negara seperti Amerika Serikat telah memusatkan perhatian  kepada pendidikan dalam membangun perekonomiannya, dengan memandang  sumber daya manusia sebagai objek investasi bangsa. Namun disadari pula  bahwa pendidikan tidak dapat berperan tunggal dalam pembangunan tanpa  adanya dukungan complementary input atau faktor- faktor komplementari  lainnya (Henry M. Levin dan Carolyn Kelly, Economics of Education  Review, 1994).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kaitannya dengan pengelolaan sumber daya laut dan terumbu  karang, keadaan terkini menunjukkan bahwa Indonesia tidak berada dalam  posisi manapun dari dua kondisi yang telah disebutkan, menjadikan  pendidikan sebagai sentral solusi perubahan status sumber daya laut dan  terumbu karang. Ataupun menjadikan pendidikan sebagai salah satu faktor  komplementari dari upaya penyelamatan terumbu karang di Indonesia,  bersejajar dengan upaya penegakan hukum, pengembangan riset ilmiah, dan  aspek input komplementari lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rencana Strategis Nasional (Renstra) departemen-departemen teknis  yang berkaitan langsung dalam pendidikan kelautan. Diantara Departemen  Pendidikan Nasional dan Departemen Perikanan dan Kelautan belum secara  eksplisit dan jelas mendukung pendidikan kelautan dan perikanan sebagai  investasi sumber daya manusia untuk mendukung pengelolaan sumber daya  laut termasuk terumbu karang di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padahal disadari betul potensi kelautan dan perikanan Indonesia yang  sedemikian kaya, dengan luas terumbu karang sebesar 85.707 km2 yang  merupakan 14 persen dari luas terumbu karang dunia(Tomascik dkk, 1997),  namun dengan kondisi 37, 56 persen buruk dan hanya 6,69 persen dalam  kondisi sangat baik (Suharsono, 2003).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Realita Pendidikan Kelautan dan Perikanan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi pendidikan kelautan dan perikanan di Provinsi Kepri dan  Negara Indonesia dalam catatan perkembangan dan kemajuannya dapat  diterangkan sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, SDM Kelautan dan Perikanan mengalami ironi dengan kurangnya  perhatian bagi pendidikan di kawasan pesisir dan masih sangat rendahnya  tingkat pendidikan masyarakat yang berinteraksi langsung dengan sumber  daya perikanan dan terumbu karang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, Belum ada kurikulum formal Kelautan dan Perikanan (SD hingga  SMA) integratif di tingkat nasional, propinsi, kabupaten dan/atau  sekolah, hanya pihak  pihak tertentu saja yang memulai inisiatif  sporadis (LSM, sekolah berwawasan laut dan lingkungan, sekolah di  wilayah pesisir, Kabupaten tertentu seperti Balikpapan).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, Belum banyak dikembangkan alternatif pendidikan kelautan dan  perikanan bagi generasi muda putus sekolah. Belum ada alokasi yang cukup  bermakna dari Departemen Pendidikan, Lingkungan Hidup maupun Kelautan  dan Perikanan yang mendukung pendidikan kelautan. Belum ada dukungan  integratif dari pihak kesehatan, sarana prasarana, perhubungan,  komunikasi dan transportasi untuk mendukung pembangunan sumber daya  kelautan dan perikanan terutama bagi masyarakat yang berinteraksi  langsung dengan pesisir dan laut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Strategi kelautan dan perikanan masih berorientasi pada industri.  Sebab, dalam kebijakan strategis DKP, kemiskinan masyarakat menjadi  faktor mikro yang menjadi penghambat majunya industri perikanan.  Masyarakat tidak menjadi objek yang potensial sebagai salah satu faktor  pemecahan masalah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Sumber: Renstra DKP 1999-2004)  rendahnya semangat sebagai bangsa  bahari. Meskipun pada kenyataannya sebagian besar penduduk bermukim di  kawasan pesisir dan negara Indonesia merupakan negara kepulauan,  kebanggaan sebagai bangsa bahari hanya secara nyata ditampilkan oleh  beberapa suku bangsa di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu masalah sehubungan dengan hal ini adalah rendahnya minat  kaum muda potensial untuk bergelut dengan dunia kebaharian dan perikanan  disebabkan rendahnya insentif di bidang kelautan dan perikanan. (Sumber  : Jakarta, Kompas, 8 juli 2003)  Kebijakan pendidikan nasional belum  dibuat dengan mengacu grand strategi yang tertuang dalam rencana  strategi (renstra) nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi, tidak heran kalau kebijakan pendidikan yang dilakukan oleh  pusat dan daerah sepertinya berjalan sendiri-sendiri, sehingga belum  bisa memunculkan sinergi. (Sumber: GBHN 1999-2004) Di bidang pendidikan  masalah yang dihadapi adalah berlangsungnya pendidikan yang kurang  bermakna bagi pengembangan pribadi dan watak peserta didik, yang  berakibat hilangnya kepribadian dan kesadaran akan makna hakiki  kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mata pelajaran yang berorientasi akhlak dan moralitas serta  pendidikan agama kurang diberikan dalam bentuk latihan-latihan  pengamalan untuk menjadi corak kehidupan seharihari. Karenanya  masyarakat cenderung tidak memiliki kepekaan yang cukup untuk membangun  toleransi, kebersamaan, khususnya dengan menyadari keberadaan masyarakat  yang majemuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, COREMAP adalah salah satu dari sekian banyak program  nasional yang bertujuan untuk memanfaatkan sumber daya laut secara  lestari dan berkelanjutan. Salah satu komponen kegiatannya adalah  mengembangkan program pendidikan formal dan informal di bidang kelautan.  COREMAP tidak menganggap bahwa pendidikan adalah sentral solusi dari  pemulihan kondisi terumbu karang Indonesia, namun tetap merupakan unsur  penting dalam mencapai tujuan tersebut. Pendidikan adalah faktor  komplementari yang bersejajaran dengan upaya penegakan hukum dan  pembangunan kemandirian masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya ini pun harus merupakan upaya integratif dengan berbagai  institusi yang berkepentingan secara langsung dan tidak langsung,  utamanya Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Kelautan dan  Perikanan, Departemen Lingkungan Hidup dan lembaga lembaga swadaya  masyarakat serta pemerintah daerah yang memiliki potensi Kelautan dan  Perikanan serta terumbu karang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan dihadapi oleh kondisi pendidikan Kelautan dan Perikanan di  Indonesia pada saat ini, COREMAP berhadapan dengan tantangan besar untuk  mampu memfasilitasi berbagai pihak serta menjadi referensi dalam upaya  membangun pendidikan kelautan. Secara nyata, COREMAP mewujudkan upaya  ini dalam produksi bahan ajar seri “Pesisir dan Laut Kita” bagi Sekolah  Dasar kelas 1 hingga kelas 6 beserta panduan guru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang mengikuti perkembangan kurikulum Pendidikan Nasional mutakhir  yaitu Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang bertujuan membangun nilai  diri dari siswa dalam setiap mata ajar dan kegiatan belajar mengajar.  Buku ini telah disosialisasikan di berbagai wilayah pesisir dan pulau  terpencil, dan kegiatan sosialisasi tersebut terus berlanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di awal inisiatifnya, COREMAP LIPI telah menggalang komitmen nyata  dari Pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan, yang tertuang dalam  perjanjian kerja sama bidang pendidikan kelautan, yang ditanda tangani  bulan Agustus 2004. Poin penting dalam naskah tersebut adalah adanya  pengembangan kurikulum dan bahan ajar pendidikan keluatan di jenjang  pendidikan dasar dan menengah, pelatihan guru dan pemasyarakatan ilmu  pengetahuan khususnya ekosistem pesisir dan laut, serta produksi dan  distribusi bahan ajar kelautan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Naskah ini juga telah di tanda tangani oleh beberapa kepala daerah di  Indonesia, seperti Bupati Raja Ampat, dan Bupati Sorong Papua, serta  dari pihak COREMAP LIPI. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama ini adalah  permulaan yangbaik, dan merupakan titik cerah optimisme bersama dalam  membangun pendidikan Kelautan dan Perikanan di Indonesia, di kawasan  kawasan pesisir dan pulau lainnya yang memiliki kelimpahan sumber daya  laut, namun terancam punah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berikut ini ditampilkan salah satu contoh ideal bentuk visi, misi dan  kebijakan terkait dengan sektor pendidikan dan COREMAP di daerah. ***&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber : Batam Pos&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-8264959138617981065?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/8264959138617981065/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/10/httpwwwmetrotvnewscommetromainnewsprogr.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/8264959138617981065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/8264959138617981065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/10/httpwwwmetrotvnewscommetromainnewsprogr.html' title='OPTIMALISASI PEMBANGUNAN KELAUTAN DAN PERIKANAN'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-579927912079489959</id><published>2010-10-23T01:39:00.002+08:00</published><updated>2010-10-23T01:42:35.984+08:00</updated><title type='text'>KEPRI BELUM MAKSIMAL KELOLA INDUSTRI PERIKANAN.</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batam Center –&lt;/span&gt;  Kepulauan Riau yang sebagian  besar terdiri dari perairan sangat  berpotensi untuk mengembangkan pengelolaan sektor industri perairan,  terutama pengembangan industri perikanan,  pengembangan bioteknologi  kelautan, budidaya kelautan, payau dan tawar, serta industri hasil laut.  Namun seluruh potensi tersebut sampai saat ini belum tergarap secara  maksimal.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penasehat Gubernur Kepri Bidang  Kelautan dan Perikanan Prof.Dr. Rokhmin Dahuri mengatakan, pengelolaan  potensi kelautan di wilayah Kepri masih rendah, ditambah lagi fungsi  intermediasi dari perbankan jyang belum optimal. Berdasarkan dari data  bank Indonesia Batam hanya 0,31 % dari Rp 13,17 Trilliun, dari total  kucuran dana perbankan untuk kelautan dan perikanan serta sisanya  dipergunakan untuk jenis kredit lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selain masih rendahnya  pengelolaan potensi kelautan, tingginya suku bunga perbankan menjadi  suatu permasalahan yang dihadapi nasabah” ujar mantan Menteri Kelautan  dan Perikanan era Presiden Megawati, disela seminar bantuan tekhnis  perbankan di gedung BI Batam Center, Selasa (19/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rokhimin  mengungkapkan,  saat ini Indonesia memiliki bunga kredit tertinggi di  dunia yakni 14 persen, sedangkan negara tetangga seperti Vietnam serta  Thailand hanya sebesar 2 persen pertahun dan Malaysia 4 persen pertahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara  itu, menurut Wakil Pimpinan Bank Indonesia Bidang Moneter dan Keuangan,  Uzersyah mengatakan, perkembangan industri perbankan di Provinsi  Kepulauan Riau, terus  menunjukkan grafik peningkatan, baik Bank Umum  maupun Bank Perkreditan Rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dari keuangan perbankan untuk  total asset maupun dana pihak ketiga terus menunjukkan kinerja positif  dibandingkan akhir tahun 2009. Serta kredit perbankan sampai triwulan II  2010 menunjukkan peningkatan sebesar Rp190 miliar (1,46%) menjadi  sebesar Rp13,17 triliun” kata Uzersyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Indonesia,  menurutnya telah melakukan berbagai hal dalam bentuk fasilitasi dan  menyempurnakan regulasi yang mendorong peningkatan fungsi intermediasi  perbankan kepada sektor produktif khususnya UMKM. Regulasi tersebut di  arahkan untuk mengatasi berbagai kendala pembiayaan, agar perbankan  dapat melayani UMKM secara aman dan saling menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk  mendorong pertumbuhan kredit perbankan ke sektor kelautan dan perikanan,  Kantor Bank Indonesia Batam menyelenggarakan kegiatan bantuan teknis  kepada perbankan baik Bank Umum maupun BPR tentang business process di  sektor kelautan dan perikanan ini," ujar Uzersyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan  Usaha UMKM diarahkan untuk memberikan kontribusi yang signifikan  terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan  daya saing. Sedangkan pengembangan usaha skala mikro, lebih diarahkan  untuk memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan pada kelompok  masyarakat berpendapatan rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sulitnya kucuran kredit dari  perbankan kepada nelayan, dikarenakan masih banyaknya kredit macet, ini  perlu dilakukan pembenahan terhadap nelayan,” jelas Uzersyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping  itu, sebagai jaminan pemerintah juga perlu membackup penyaluran kredit  kepada nelayan melalui APBD, sehingga potensi industri perikanan bisa  maksimal di wilayah Kepri. (ar/as)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Radio Era Baru&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-579927912079489959?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/579927912079489959/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/10/kepri-belum-maksimal-kelola-industri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/579927912079489959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/579927912079489959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/10/kepri-belum-maksimal-kelola-industri.html' title='KEPRI BELUM MAKSIMAL KELOLA INDUSTRI PERIKANAN.'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-2649244541350650911</id><published>2010-10-16T16:52:00.000+08:00</published><updated>2010-10-16T16:54:08.870+08:00</updated><title type='text'>KORELASI EKONOMI MARITIM: PASAR IKAN DAN PELABUHAN PERIKANAN</title><content type='html'>Indonesia merupakan negara kesatuan kepulauan (&lt;em&gt;archipelagic state&lt;/em&gt;)  dengan  lebih dari 17.717 buah pulau. Provinsi Kepulauan Riau semakin  mempertegas kondisi geografis ini dengan 2.408 lebih gugusan pulaunya  (archipelagic Province) dan Kota Batam dengan 436 buah pulau merupakan  suatu "municipal islands" yang juga dapat dikategorikan dengan  "archipelagic city". Namun dibalik kesemuanya ini, masih banyak potensi  ekonomi utama  dan aset pembangunan secara "natural geography" ini yang  masih perlu digarap secara optimal dengan perencanaan yang harus matang.  Untuk itu dua kekuatan makro spasial ekonomi antara industri  kemaritiman (&lt;em&gt;maritime industry&lt;/em&gt;) dengan ekonomi kelautan (&lt;em&gt;marine economy&lt;/em&gt;) harus dintegrasikan secara serasi dan berkesinambungan.&lt;p&gt;             Dua pusaran atau episentrum ekonomi yang terdapat di gugusan Pulau  Anambas dan Natuna yang juga menjadi bahagian utama dari ZEE (Zone  Economi Ekslusif) dalam konteks "marine economy" harus memiliki hubungan  fungsional dengan kekuatan industri maritime &lt;em&gt;(maritime industry&lt;/em&gt;) yang bergerak di FTZ &lt;em&gt;(Free Trade Zone&lt;/em&gt;)  BBK (Batam-Bintan-Karimun). Dua infrastruktur dasar harus dikembangan  dengan memiliki "link business" yang efisien. Dalam konteks ini yang  harus dilakukan adalah melalui misalnya pembangunan pelabuhan perikanan  yang representatif bagi daerah yang belum ada dan membangun pasar ikan  sekaligus di lokasi yang sama menjadi sentra utama sektor kelautan.   Jika di Kota Batam beberapa plabuhan perikanan sudah dibangun dengan  fasilitas yang relatif baik yang ada misalnya di Pulau Nipah (Barelang)  oleh PT. Mandra Guna , dan  di Telaga Punggur (PT. Yaoman) yang  selanjutnya  harus terus dikembangkan untuk menjadi TPI (Tempat  Pelelangan Ikan).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;            Melalui pengembangan kedua pelabuhan  yang berbasis samudera ini menjadi pasar ikan regional, maka diharapkan  Kota Batam akan menjadi sentra utama eksport ikan mentah dan pasar ikan  di belahan  barat Indonesia. Disamping itu, untuk memperkuat posisi  Kota Batam yang FTZ, perlu dikembangkan industri perikanan (&lt;em&gt;fishing industry&lt;/em&gt;)  yang akan mengolah hasil produk mentah perikanan menjadi berbagai  produk yang diarahkan untuk diekspor. Pengalengan ikan untuk sarden,  pengalengan ikan untuk makanan hewan, pengolahan ikan menjadi kerupuk  dan makanan ringan lainnya, termasuk sosis ikan dan bahkan minyak ikan  merupakan beberapa contoh menciptakan nilai tambah (&lt;em&gt;added value&lt;/em&gt;) sekaligus nilai tukar (&lt;em&gt;change value&lt;/em&gt;)  atas produk perikanan yang ada. Kepulauan Riau yang memiliki laut yang  dangkal, jernih dan tidak tercemar merupakan potensi mlain untuk  mengembangkan industri perikanan budidaya (&lt;em&gt;aqua culture).&lt;/em&gt;   Disamping itu Pemerintah perlu terus membantu nelayan tangkap yang ada  dari sekedar nelayan tradisional ke nelayan komersial. Untuk itu harus  ada skim kredit bersubsidi dan melindungi nelayan dari penjarahan ikan  oleh kapal-kapal asing termasuk melindungi mekanisme pasar perikanan  rakyat yang selalu menguntungkan lebih banyak pemengusaha pembeli yang  jumlahnya sedikit dibandingkan nelayan tangkap yang jumlahnya banyak.  Insya Allah kita memahaminya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber : Syamsul Bahrum's Facebook Notes.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-2649244541350650911?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/2649244541350650911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/10/korelasi-ekonomi-maritim-pasar-ikan-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/2649244541350650911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/2649244541350650911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/10/korelasi-ekonomi-maritim-pasar-ikan-dan.html' title='KORELASI EKONOMI MARITIM: PASAR IKAN DAN PELABUHAN PERIKANAN'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-7910386334563310178</id><published>2010-10-01T23:21:00.002+08:00</published><updated>2010-10-01T23:48:18.158+08:00</updated><title type='text'>IKAN INDONESIA YANG DICURI RP 20 TRILIUN .</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_XoiJZ5acmy8/TKYCgFwBR3I/AAAAAAAAAIc/DcL0ShgQw5U/s1600/1030264p.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 400px; height: 205px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_XoiJZ5acmy8/TKYCgFwBR3I/AAAAAAAAAIc/DcL0ShgQw5U/s400/1030264p.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5523104743339149170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TANJUNGPINANG, KOMPAS.com -&lt;/strong&gt; Dirjen Pengawasan dan  Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Aji Sularso mengatakan  kerugian negara akibat pencurian ikan oleh nelayan asing mencapai Rp 20  triliun per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berdasarkan asumsi beberapa tahun yang lalu  kerugian negara mencapai Rp 30 triliun per tahun, sekarang diperkirakan  menurun menjadi Rp 20 triliun," kata Aji Sularso, Jumat (1/10/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji  mengatakan, setiap tahun kapal asing yang mencuri hasil laut di  perairan Indonesia mencapai 1.000 kapal yang tersebar di perairan  Natuna, Arafura, Sulawesi Utara dan daerah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di perairan Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), tingkat pencurian ikan oleh asing paling tinggi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan yang dicuri oleh nelayan asing per tahun mencapai seperempat dari stok ikan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Stok ikan Indonesia mencapai 6,4 juta ton, sedangkan yang dicuri mencapai 1,6 ton per tahun," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak 2005, menurut Aji, uang negara yang berhasil diselamatkan dari pencurian ikan tersebut mencapai Rp 1,3 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi pencurian ikan, menurut dia, mulai berkurang dari tahun ke tahun sehingga kerugian negara juga berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada 2008 terdapat 242 kasus, pada 2009 ada 205 kasus dan pada 2010 turun menjadi 150 kasus," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turunnya  aksi pencurian ikan tersebut, menurut dia, karena operasi pencegahan  yang dilakukan terus meningkat walaupun dengan n anggaran terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 150 kasus pada 2010, 30 persennya selesai diproses di persidangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar : Ilustrasi&lt;br /&gt;Sumber : Kompas.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-7910386334563310178?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/7910386334563310178/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/10/ikan-indonesia-yang-dicuri-rp-20.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/7910386334563310178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/7910386334563310178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/10/ikan-indonesia-yang-dicuri-rp-20.html' title='IKAN INDONESIA YANG DICURI RP 20 TRILIUN .'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_XoiJZ5acmy8/TKYCgFwBR3I/AAAAAAAAAIc/DcL0ShgQw5U/s72-c/1030264p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-7712600800455698504</id><published>2010-06-02T19:20:00.000+08:00</published><updated>2010-06-02T19:22:03.165+08:00</updated><title type='text'>INDONESIA BEBAS IUU FISHING TAHUN 2015</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;color:#333399;"&gt;Salah satu sasaran pembangunan kelautan dan perikanan adalah Indonesia bebas Illegal-Unreported-Unregulated (IUU) Fishing dan kegiatan perikanan yang merusak (destructive fishing) pada tahun 2015. Disampaikan Fadel Muhammad, Menteri Kelautan dan Perikanan pada acara Round Table Discussion of Integrated Surveilance System di Jakarta, hari ini (1/6).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;color:#333399;"&gt;Hasil kegiatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan yang dilakukan selama ini, tercatat bahwa sejak tahun 2006 hingga 2009, sekitar 220 kapal ikan asing yang ditangkap karena melakukan pencurian ikan di perairan kita setiap tahunnya. Keberhasilan tersebut dicapai berkat kerjasama yang baik antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), TNI-AL, POLAIR dan BAKORKAMLA, didukung dengan sarana dan prasarana pengawasan yang ada. Menilik banyaknya jumlah kapal ikan asing yang ditangkap dari hasil operasi pengawasan di lapangan, menunjukkan bahwa diperlukan metoda, sistem, peralatan dan teknologi yang mampu menjerat seluruh pelaku pelanggaran di perairan yuridiksi Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;color:#333399;"&gt;Menurut Dirjen P2SDKP, Aji Sularso, sejak tahun 2003, KKP telah dapat melakukan pemantauan atas ± 3,000 kapal perikanan Indonesia yang berijin, menggunakan sistem pemantauan kapal perikanan atau Vessel Monitoring System (VMS).  Kapasitas VMS yang dimiliki, merupakan yang terbesar di dunia. Manfaat dari VMS saat ini untuk keperluan pengawasan bagi aparat pengawas maupun untuk pengendalian kapal bagi pemilik kapal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;color:#333399;"&gt;Lebih lanjut Fadel menegaskan bahwa kedepan terdapat empat faktor eksternal yang perlu mendapat perhatian khusus dalam pengawasan di laut. Pertama, kemajuan penguasaan teknologi para pelaku pelanggaran di laut, menggunakan perangkat canggih, termasuk peralatan navigasi dan komunikasi, sehingga dapat mendeteksi keberadaan kapal-kapal aparat pengawas kita. Kedua, modus operandi pelaku kejahatan juga semakin beragam dengan adanya kemudahan memperoleh informasi yang dapat diakses secara luas dan terbuka di internet. Ketiga, tText Box: 8untutan dunia Internasional dalam menerapkan Code of Conduct for Responsible Fisheries atau Ketentuan-ketentuan mengenai perikanan yang bertanggung-jawab. Keempat, praktek IUU Fishing tidak saja merugikan negara dari aspek ekonomi, sosial maupun lingkungan, namun juga mengancam kedaulatan negara kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;color:#333399;"&gt;Dalam kegiatan round table diskusi kali ini, KKP berupaya mensinergikan kegiatan surveillance di laut sehingga target 2015 Indonesia bebas dari pelaku IUU fishing dan destructive fishing dapat dicapai. Kegiatan ini dihadiri semua instansi yang terlibat secara langsung dalam kegiatan pengawasan di laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.dkp.go.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-7712600800455698504?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/7712600800455698504/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/06/indonesia-bebas-iuu-fishing-tahun-2015.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/7712600800455698504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/7712600800455698504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/06/indonesia-bebas-iuu-fishing-tahun-2015.html' title='INDONESIA BEBAS IUU FISHING TAHUN 2015'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-1008734492903531253</id><published>2010-05-31T22:28:00.000+08:00</published><updated>2010-05-31T22:33:59.554+08:00</updated><title type='text'>3 KAPAL ILLEGAL FISHING DITANGKAP</title><content type='html'>Kapal Illegal fishing semakin marak beroperasi mencuri ikan diperairan  Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) khususnya diperairan Laut Cina  Selatan dan sekitarnnya, ini dibuktikan dengan tertangkapnya lagi  kapal-kapal Illegal Fishing Asing oleh Kapal Pengawas Perikanan milik  Direktorat Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan  Kementerian Kelautan dan Perikanan yaitu KP. Hiu Macan 005 menangkap  satu kapal Vietnam yang diawaki 11 orang ABK diperairan Tanjung Pandan  Kepulauan Karimata pada tanggal 28 Mei 2010. Kapal tersebut di Ad Hock  ke Stasion Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Pontianak. KP.  Hiu 003 menangkap kapal Thailand berbendera Malaysia KM. PAF 4539 dengan  ABK 7 Orang dan KP. Hiu 010 menangkap kapal Thailand berbendera Malaysia  KM. PAF 4111 dengan ABK 10 Orang pada tanggal 29 Mei 2010 di perairan  ZEEI Laut Cina Selatan dan di Ad Hock ke Satuan Kerja Pengawasan  Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Kijang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua kapal tersebut  diserah terimakan dari Kapal Pengawas ke Kepala Satker PSDKP Kijang pada  hari ini tanggal 31 Mei 2010. Menurut salah satu Penyidik Pegawai  Negeri Sipil Perikanan Bapak Jumali Kepala Satker PSDKP Ranai yang  diperbantukan untuk memberkas kasus tersebut akan diberkas sampai P21.  (Sumber Bambang Nugroho dan Jumali).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-1008734492903531253?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/1008734492903531253/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/05/3-kapal-illegal-fishing-ditangkap.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/1008734492903531253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/1008734492903531253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/05/3-kapal-illegal-fishing-ditangkap.html' title='3 KAPAL ILLEGAL FISHING DITANGKAP'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-1567687855972973863</id><published>2010-05-26T21:42:00.003+08:00</published><updated>2010-05-26T21:44:46.324+08:00</updated><title type='text'>PELABUHAN PERIKANAN TANGKAP DIKEMBANGKAN.</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Setidaknya 16  dermaga penangkapan ikan di Indonesia disiapkan menjadi dermaga  minapolitan. Hal itu untuk menunjang daya dukung lingkungan terhadap  area tangkap dan kelengkapan infrastruktur dermaga. Hal itu mengemuka  pada rapat koordinasi peningkatan Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap  (PPSC) menjadi Minapolitan di Kantor Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa  Tengah, Selasa (25/5). Hadir dalam rapat, antara lain, adalah Direktur  Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Dedy  Heryadi Sutisna dan Bupati Cilacap Tatto Suwarta Pamudji.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dedy mengatakan, tahun ini  dermaga penangkapan ikan yang disiapkan sebagai dermaga minapolitan,  antara lain, adalah Dermaga Palabuhanratu, Pelabuhan Bitung, Pelabuhan  Tanjung Pandan di Bangka, dan Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap. Untuk  lima tahun ke depan, pihaknya menyiapkan 107 dermaga menjadi  minapolitan.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pengembangan  dermaga akan dikerjakan terintegrasi lintas sektor kementerian yang  terkait pengembangan dermaga. "Tak ada alokasi dana khusus APBN.  Tiap-tiap kementerian langsung mendanai," katanya. Dedy memaparkan,  dermaga minapolitan merupakan dermaga yang mengacu pada konsep  pembangunan kelautan dan perikanan berbasis wilayah dengan pendekatan  dan sistem mana-jemen kawasan. Sebagai contoh, PPSC akan ditingkatkan  sebagai pusat ekonomi berbasis perikanan khusus untuk hasil tangkapan  tuna, cakalang, dan udang.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dengan  konsep minapolitan, pemerintah berusaha memenuhi semua kebutuhan riil  nelayan, misalnya bahan bakar minyak bersubsidi. Harus ada perhatian  dari pemerintah daerah untuk mengawasi distribusi BBM. Terkait daya  dukung area tangkap untuk dermaga PPSC Kepala Kantor Pengelolaan Kawasan  Segara Anakan Supriyanto mengatakan, banyak pekerjaan rumah yang harus  diselesaikan pemerintah, terutama masalah konservasi alam Laguna Segara  Anakan yang menjadi tempat pe-mijahan udang dan ikan, komoditas utama  PPSC&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Terkait kerusakan alam yang  cukup parah di Laguna Segara Anakan, menurut dia, penyelamatan laguna  harus menjadi prioritas dalam pengembangan PPSC Tanpa memerhatikan  penyelamatan lingkungan, hasil tangkapan tidak akan maksimal, terutama  untuk udang.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Penyelamatan  laguna harus dimulai dari hulu, yakni pada Sungai Citanduy. Menurut  Asisten Pembantu Direktorat Perlindungan Hutan dan Konservasi Kawasan  Kementerian Kehutanan Sulistianto, perlu perbaikan vegetasi hutan  mangrove di Laguna Segara Anakan. Tanaman mangrove dapat menjaga  kesuburan pemijahan udang dan ikan laut (MDN)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sumber :  Kompas 26 Mei 2010,hal.22 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                                  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://www.dkp.go.id/index.php/ind/news/2777/pelabuhan-perikanan-tangkap-dikembangkan#" class="linkPrint" title="Print Halaman Ini"&gt;        &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-1567687855972973863?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/1567687855972973863/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/05/pelabuhan-perikanan-tangkap.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/1567687855972973863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/1567687855972973863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/05/pelabuhan-perikanan-tangkap.html' title='PELABUHAN PERIKANAN TANGKAP DIKEMBANGKAN.'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-873516149931611750</id><published>2010-05-26T21:38:00.002+08:00</published><updated>2010-05-26T21:45:14.861+08:00</updated><title type='text'>35 KAPAL ILLEGAL FISHING ASAL VIETNAM DITANGKAP .</title><content type='html'>Laut Cina Selatan yang kaya akan sumberdaya ikannya yang melimpah  membuat nelayan  beberapa negara tetangga ingin memanfaatkan dengan  mengambil ikan secara illegal, baru baru ini beberapa kapal milik  Direktorat Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan Kememterian Kelautan  dan Perikanan menangkap kapal asal Vietnam yang tidak punya izin  menangkap diwilayah pengelolan perikanan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal-kapal  bodong tersebut ditangkap di perairan ZEEI Laut Cina Selatan yaitu pada  tanggal 6 Mei 2010 ditangkap 8 (delapan) kapal oleh Kapal Pengawas KP.  Hiu 003, KP. Hiu 009 dan KP. Hiu 010.  Sedangkan pada tanggal  21 Mei  2010 ditangkap lagi 27 Kapal Ikan Illegal Fishing Asal Viatnam oleh KP.  HIU 003,  KP. HIU 004, KP. HIU 008, KP. HIU 009 dan KP. HIU 010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal-Kapal  illegal fishing tersebut  di Ad hock ke Pulau Tiga Natuna yang diterima  langsung oleh Bapak Andi Warman Kepala Satker PSDKP Natuna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut  Keterangan salah satu Nahkoda KP. Hiu 004 bahwa kapal yang ditangkap  pada tanggal 21 Mei 2010 sebanyak 27 kapal yang di ad hock sebanyak 22  Kapal sedangkan 5 Kapal  digunakan untuk deportasi ABK Non Justicia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut  bapak Andi Warman semua kapal yang di ad hock diproses sesuai  Undang-Undang No. 45 Tahun 2009 Tentang Perubahan UU No. 31 Tahun 2004  Tentang Perikanan sampai tuntas atau sampai P21.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar kapal  ikan asal vietnam pelaku Ilegal Fishing yang di Ad Hock ke  Pelabuhan  Satker Natuna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. BV 0323 TS&lt;br /&gt;2. BV 0175 TS&lt;br /&gt;(  posisi  Tangkap 05 38,2' U - 106 53,8' T )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. BV 95018 TS&lt;br /&gt;4.  BV 95019  TS&lt;br /&gt;( posisi Tangkap 05 36,1' U - 106 51,8' T )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. BV  0729 TS&lt;br /&gt;6.  BV 0060 TS&lt;br /&gt;(posisi tangkap 05 05,2' U - 107 17,3' T )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.  BV  95377 TS&lt;br /&gt;8. BV 90566 TS&lt;br /&gt;( posisi tangkap 05 10,7' U - 107  22,1' T  )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. BV 0502 TS&lt;br /&gt;10. BV 0473 TS&lt;br /&gt;( posisi tangkap 05  17,9' U  - 107 23,1 T )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. BV 4309 TS&lt;br /&gt;12. BV 0509 TS&lt;br /&gt;( posisi  tangkap 05 08,6' U - 107 34,5' T )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.  BV 4702 TS&lt;br /&gt;14. BV 4149  TS&lt;br /&gt;(posisi tangkap 05 05,6' U - 107  36,4' T )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. BV 0487 TS&lt;br /&gt;(  posisi tangkap 05 52,5' U - 106  47,6 T)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. BV 4101 TS&lt;br /&gt;(  posisi tangkap 05 47,7' U - 106  40,4' T )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. BV 0580 TS&lt;br /&gt;(  posisi tangkap 05 53,2' U - 106  40,4' T )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. BV 5201 TS&lt;br /&gt;(  posisi tangkap 05 55,9' U - 106  34,4' T )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. BV 5200 TS&lt;br /&gt;(  posisi tangkap 05 56,6' U - 106  34,3' T )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. BV 4660 TS&lt;br /&gt;(  posisi tangkap 05 48,1' U - 106  28,1' T )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. BV 0512 TS&lt;br /&gt;(  posisi tangkap 05 40,1' U - 106  47,5' T )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. BV 0504 TS&lt;br /&gt;(  posisi tangkap 05 52,3' U - 106  41,2 T )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal-kapal asal  Vietnam tersebut menggunakan Pair trawl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Samuel Sandi  Nahkoda KP. Hiu 004 dan Andi Warman  Ka Satker PSDKP Natuna&lt;br /&gt;http://mukhtar-api.blogspot.com/2010/05/35-kapal-illegal-fishing-asal-viatnam.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-873516149931611750?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/873516149931611750/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/05/35-kapal-illegal-fishing-asal-vietnam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/873516149931611750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/873516149931611750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/05/35-kapal-illegal-fishing-asal-vietnam.html' title='35 KAPAL ILLEGAL FISHING ASAL VIETNAM DITANGKAP .'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-3111247726271476924</id><published>2010-04-18T23:51:00.001+08:00</published><updated>2010-04-18T23:53:08.313+08:00</updated><title type='text'>TARGET INDONESIA JADI PENGHASIL IKAN TERBESAR.</title><content type='html'>&lt;div class="isi_berita pt_5"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;GORONTALO, KOMPAS.com &lt;/strong&gt;Minggu, 18 April 2010 | 13:39 WIB&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;—  Sebagai negara maritim, Indonesia menargetkan akan menjadi negara  penghasil ikan terbesar di dunia pada tahun 2015. Dirjen Usaha dan  Investasi Kementerian Perikanan dan Kelautan Viktor Nikijulu optimistis  target itu akan terealisasi dengan berbagai pengembangan produk  perikanan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang pertama harus dibenahi adalah  infrastruktur perikanan dan fasilitas yang dimiliki nelayan," ujarnya  saat berkunjung ke Gorontalo, Sabtu (17/4/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika  infrastruktur dan keadaan nelayan bisa diatasi dengan baik, kata dia,  maka bukan tidak mungkin hal itu akan menunjang kuantitas dan kualitas  produk perikanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Viktor mengungkapkan, pihaknya sedang merambah  pasar di kawasan Timur Tengah dan Afrika, dengan mengandalkan produk  perikanan olahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, bila tidak segera mengubah  strategi pemasaran, maka Indonesia bisa kalah bersaing dengan Vietnam  yang merupakan pendatang baru di bisnis tersebut. "Kita harus segera  mengubah produk menjadi sesuatu yang memiliki nilai tambah agar laris di  pasar dunia," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber : KOMPAS.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;               &lt;!--&lt;span class="c_red font12"&gt;&lt;a href="#"&gt;/ halaman berikutnya&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;--&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-3111247726271476924?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/3111247726271476924/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/04/target-indonesia-jadi-penghasil-ikan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/3111247726271476924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/3111247726271476924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/04/target-indonesia-jadi-penghasil-ikan.html' title='TARGET INDONESIA JADI PENGHASIL IKAN TERBESAR.'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-2344138891005839370</id><published>2010-04-09T21:11:00.012+08:00</published><updated>2010-04-09T21:48:34.804+08:00</updated><title type='text'>PERESMIAN KANTOR STASIUN KARANTINA IKAN KELAS 1.</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada hari Jumat, 9 April 2010. Kantor Stasiun Karantina Ikan Kelas 1 Hang Nadim Batam diresmikan . Peresmian kantor tersebut diawali dengan pemotongan pita pintu gedung masuk dan penandatangan batu prasasti yang di tanda tangani oleh Sekeretaris Jenderal Kementerian Kelautan Dan Perikanan Mohammad Syamsul Maarif&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt; dan Ketua Otorita Batam Mustofa Widjaya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;. Menurut Sekjen KKP  setelah diresminya kantor karantina ikan ini maka seluruh ikan dari luar negeri yang masuk  ke Kota Batam wajib diperiksa oleh karantina ikan, agar ikan tersebut layak dikonsumsi.  Peresmian tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Kota Batam dan perwakilan dari PP Telaga Punggur ialah  Bapak Tukijan selaku Marketing Executive . Tampak juga satu papan karangan bunga untuk peresmian kantor karantina ikan kelas 1 dari PP Telaga Punggur Batam - PT. Sarana Yeoman Sembada.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Salam Perikanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hermawan Chen&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Admin PP Telaga Punggur&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-2344138891005839370?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/2344138891005839370/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/04/peresmian-kantor-stasiun-karantina-ikan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/2344138891005839370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/2344138891005839370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/04/peresmian-kantor-stasiun-karantina-ikan.html' title='PERESMIAN KANTOR STASIUN KARANTINA IKAN KELAS 1.'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-7029385626848654075</id><published>2010-03-28T22:29:00.005+08:00</published><updated>2010-03-28T22:32:59.908+08:00</updated><title type='text'>LIMA KAPAL ASING PENCURI IKAN DIAMANKAN BABINKAM</title><content type='html'>&lt;a style="border: medium none; color: rgb(51, 51, 51);" href="http://www.kapanlagi.com/h/news.html" title="SHOWBIZ" onmouseover="dropdownmenu(this, event, 'berita', 'menuheader_berita')" id="menuheader_berita"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div id="maincontent"&gt;         &lt;h2&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div id="newscontent"&gt;&lt;!--ISI BERITA--&gt;               &lt;b&gt;Kapanlagi.com&lt;/b&gt; - Badan Pembinaan Keamanan (Babinkam)  Polri mengamankan lima kapal asing pencuri ikan di Perairan Natuna.  Lima kapal asing itu, masing-masing memuat 10 hingga 40 ton ikan dari  berbagai jenis, hasil curian di Perairan Natuna, kata Komandan Kapal  Polisi Bisma-520 Kompol Sigit Hidayat di Batam, Jumat.&lt;p&gt;"Kelima  kapal asing diamankan saat sedang mencuri ikan di Perairan Indonesia,  menggunakan alat tangkap jaring harimau yang membahayakan lingkungan,"  kata Sigit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh kapal tidak dilengkapi dokumen lengkap,  kata Sigit melanjutkan. Lima kapal asing itu adalah KIA KNF.810 dan KIA  KNF 7452 berbendera Malaysia, KIA Sunit 3, KIA Kongsamut serta KIA  Kasorn 5 berbendera Thailand.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan, meski dua dari  lima kapal berbendera Malaysia, namun seluruh awak kapal berwarganegara  Thailand. "Kita tidak tahu. Sewaktu kita tangkap, mereka mengibarkan  berbendera Malaysia," kata dia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kelima kapal diamankan pada  hari yang sama, dengan selang beberapa menit. Jarak antara kapal yang  satu dengan yang lain sekitar 25 km. Meski begitu, menurut Sigit, lima  kapal itu tidak satu rombongan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Mereka terpisah. Ketika  kita tangkap satu kapal, lalu radar menunjukkan, ada kapal di dekat  lokasi itu" kata dia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus itu, kata dia, akan diserahkan  ke Direktorat Polair Polda Kepulauan Riau, untuk ditindaklanjuti lebih  lanjut. Barang bukti lima kapal dan 30 anak buah kapal akan diamankan di  markas Polair Kepri, di Sekupang, kata dia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengenai  pengusutan kasus, Babinkam menemui kesulitan berkomunikasi, karena  seluruh awak kapal tidak bisa berbahasa Melayu atau Inggris.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara  itu, lima kapal kayu asing itu ditambatkan berjejer di tengah laut  perairan Batam. Awak kapal berkumpul di satu kapal. Tidak satu pun awak  kapal yang dapat diajak berkomunikasi dengan wartawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber : Kapanlagi.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-7029385626848654075?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/7029385626848654075/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/03/lima-kapal-asing-pencuri-ikan-diamankan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/7029385626848654075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/7029385626848654075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/03/lima-kapal-asing-pencuri-ikan-diamankan.html' title='LIMA KAPAL ASING PENCURI IKAN DIAMANKAN BABINKAM'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-5362232551786218417</id><published>2010-03-27T00:37:00.000+08:00</published><updated>2010-03-27T00:39:08.961+08:00</updated><title type='text'>UJI COBA KAPAL PENGANGKUTAN IKAN .</title><content type='html'>Pada  bulan Maret 2010, PP Telaga Punggur mengujikan sebuah kapal pengangkutan ikan di sekitar perairan laut natuna. Kapal Pengangkutan Ikan terbuat dari kayu dan dilapisi dengan fibre yang  berbobot GT 46 . Kapal tersebut dilengkapi dengan palka berinsulasi / cold storage freezer yang berjumlah 4 palka. Sebelum beroperasi , kapal tersebut running disekitar PP Telaga Punggur untuk menguji daya mesin kapal . Beberapa hari kemudian, kapal tersebut memuat es batu dari PP Telaga Punggur guna untuk mendistribusikan kepada kapal - kapal penangkapan ikan yang masih beroperasi di laut. Setelah memuat es batu, pihak manajemen melakukan clearance keberangkatan kapal di Kantor Satker P2SDKP PP Telaga Punggur dan kapal tersebut langsung diberangkatkan pada malam hari. Pada pagi harinya , kapal tersebut tiba di perairan natuna dan mendistribusikan es batu ke seluruh kapal yang terdaftar di PP Telaga Punggur. Setelah 10 hari beroperasi, kapal tersebut tiba di PP Telaga Punggur pada tanggal 26 Maret 2010. Dalam tahap awal uji coba ini, kapal tersebut membawa berbagai macam ikan dengan kapasitas kurang lebih 50 ton. Pada hari itu juga, ikan langsung didaratkan di PP Telaga Punggur, sebagian ikan didistribusikan ke pasar-pasar di Kota Batam dan sisanya dimasukkan ke Cold Storage PP Telaga Punggur. Akhir kata, Bravo Perikanan Tangkap Indonesia !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Perikanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hermawan&lt;br /&gt;Admin PP Telaga Punggur&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-5362232551786218417?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/5362232551786218417/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/03/uji-coba-kapal-pengangkutan-ikan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/5362232551786218417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/5362232551786218417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/03/uji-coba-kapal-pengangkutan-ikan.html' title='UJI COBA KAPAL PENGANGKUTAN IKAN .'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-4162404814796900963</id><published>2010-02-24T21:28:00.002+08:00</published><updated>2010-02-24T21:34:23.167+08:00</updated><title type='text'>DIHENTIKAN, IZIN BARU KAPAL PUKAT.</title><content type='html'>&lt;p&gt;Jakarta, Kompas &lt;bell&gt;&lt;/bell&gt; - Pemberian izin  baru usaha kapal dengan alat tangkap ikan dan alat bantu penangkapan ikan jenis pukat ikan dan purseine&lt;text w="9036m" small="0" modedata="0" mode="0" jmp="0m" it="0" h="9036m" gray="100" fontname="ChronicleTextG1-Regular" fontfamily="Chronicle Text G1" f="601" co="K" bd="0"&gt; dihentikan sementara. &lt;/text&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebijakan moratorium itu untuk pemulihan sumber daya ikan di wilayah penangkapan Indonesia yang sudah semakin kritis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghentian izin baru kapal dengan alat tangkap jenis pukat dan purseine berlaku mulai 15 Maret 2010, mengacu pada surat keputusan direktur jenderal perikanan tangkap Nomor 08/DJ-PT/2010.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Dedy Sutisna di Jakarta, hari Selasa (23/2), mengemukakan, penghentian sementara izin usaha itu akan berlangsung sampai kondisi sumber daya ikan di wilayah pengelolaan perikanan (WPP) dinyatakan sudah pulih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Penghentian sementara izin baru alat tangkap itu untuk mengendalikan tangkapan ikan. Evaluasi terhadap kebijakan ini akan dilakukan setiap tahun,” ujar Dedy, seusai pemasangan stiker Komisi Tuna Samudera Hindia (IOTC) di kapal tuna long line di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman di Muara Baru, Jakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga tahun 2009 lalu, sebanyak sembilan dari 11 WPP di Indonesia tercatat dalam kondisi mengalami eksploitasi penuh dan berlebih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari 44 kategori ikan yang boleh ditangkap di 11 WPP tadi, hanya tersisa delapan jenis yang bisa ditangkap. Indikator penurunan sumber daya ikan di antaranya areal penangkapan ikan semakin jauh dari lokasi nelayan, jumlah ikan tangkapan semakin sedikit, dan ukuran ikan semakin kecil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dedy mengatakan, penangkapan ikan dengan pukat dan purseine berdampak pada pengurasan sumber daya ikan. Kapal dengan alat tangkap pukat ikan mampu mengeruk ikan 30 ton dalam sekali operasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Syamsul Ma’arif mengemukakan, pengelolaan sumber daya ikan perlu ditopang dengan cara penangkapan ikan yang ramah lingkungan, pembenahan pengumpulan data produksi, dan hasil tangkapan ikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Suardoyo, mengemukakan, kewajiban pengisian logbook perikanan pada tahun 2009 di pelabuhan itu meningkatkan pencapaian produksi perikanan hingga 161 persen, yakni 44.300 ton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jumlah kapal tuna long line Indonesia yang terdaftar di IOTC sebanyak 1.028 kapal. Dari jumlah itu, sebanyak 594 kapal terdapat di Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber : KOMPAS.COM&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-4162404814796900963?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/4162404814796900963/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/02/dihentikan-izin-baru-kapal-pukat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/4162404814796900963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/4162404814796900963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/02/dihentikan-izin-baru-kapal-pukat.html' title='DIHENTIKAN, IZIN BARU KAPAL PUKAT.'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-5258162782715408114</id><published>2010-02-24T21:03:00.003+08:00</published><updated>2010-02-24T21:26:48.413+08:00</updated><title type='text'>KEBUTUHAN IKAN DI BATAM DAN PROPINSI KEPRI.</title><content type='html'>Setelah beberapa bulan ini , kapal penangkapan ikan purse seine untuk sementara tidak beroperasi yang dikarenakan musim angin muson barat. Manajemen PP Telaga Punggur mengatakan bahwa kebutuhan ikan sangat diperlukan untuk makanan sehari-hari masyarakat kota Batam maupun Propinsi Kepri. Melihat kurangnya pasokan kebutuhan hasil laut, owner PP Telaga Punggur bekerjasama dengan beberapa pelaku usaha perikanan mencari jaringan pemasok kebutuhan hasil laut seperti Ikan layang, sardin dan tongkol. Setelah disepakati dan dikonfirmasi bersama, PP Telaga Punggur mendatangkan beberapa unit kontainer berukuran  antara 20 - 30 feet. Ikan tersebut merupakan ikan cold storage yang siap didistribusikan ke beberapa pasar lokal di Batam dan beberapa pulau di Propinsi Kepri. Ikan tersebut didatangkan dari berbagai negara dan juga ada ikan-ikan dari dalam negri. Akhir kata dari PP Telaga Punggur ialah Mari budayakan makan ikan sejak dini !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Perikanan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hermawan Chen.&lt;br /&gt;Admin PP Telaga Punggur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-5258162782715408114?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/5258162782715408114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/02/kebutuhan-ikan-di-batam-dan-propinsi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/5258162782715408114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/5258162782715408114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/02/kebutuhan-ikan-di-batam-dan-propinsi.html' title='KEBUTUHAN IKAN DI BATAM DAN PROPINSI KEPRI.'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-8486132345816501999</id><published>2010-02-13T23:09:00.003+08:00</published><updated>2010-02-13T23:18:52.157+08:00</updated><title type='text'>SELAMAT HARI RAYA IMLEK 2561</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Keluarga Besar Pelabuhan Perikanan Telaga Punggur Batam&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;                                                           PT. SARANA YEOMAN SEMBADA&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Mengucapkan&lt;br /&gt;&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;" GONG XI FA CHAI 2561 "&lt;br /&gt;&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Semoga di tahun Macan ini dapat membawa berkah serta hasil laut yang melimpah bagi seluruh pengusaha perikanan Indonesia.&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-8486132345816501999?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/8486132345816501999/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/02/selamat-hari-raya-imlek-2561.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/8486132345816501999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/8486132345816501999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/02/selamat-hari-raya-imlek-2561.html' title='SELAMAT HARI RAYA IMLEK 2561'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-7720049255663803787</id><published>2010-01-26T22:03:00.001+08:00</published><updated>2010-02-13T00:44:11.753+08:00</updated><title type='text'>HORE ... KAPAL NELAYAN ASING DIPINJAMKAN</title><content type='html'>BATAM, KOMPAS.com - Sekitar 60 kapal nelayan asing yang sejak 4-5 tahun silam ditangkap karena mencuri ikan, akan diambil alih negara untuk dipinjam-pakaikan kepada pemerintah daerah, kelompok nelayan dan perguruan tinggi yang mengelola pendidikan kelautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Status hukumnya diambil alih negara dan dipinjam-pakaikan. Jaksa Agung sudah menyetujui," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad kepada wartawan di Batam, Senin malam sebelum meresmikan Forum Akselerasi Pembangunan Perikanan Budidaya 2010-2014 wilayah Barat Indonesia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ia menyatakan peminjampakaikan, merupakan jalan keluar supaya kapal-kapal hasil tangkapan itu tidak keburu rusak pada waktu dilelang hanya karena lama menunggu selesai proses hukum dari pengadilan negeri hingga banding dan kasasi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menurut dia, cara pemanfaatan seperti itu pernah ia lakukan ketika menjadi Gubernur Gorontalo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini, hasil kelautan Indonesia masih sering dicuri nelayan Thailand, Vietnam, China, dan Malaysia. Untuk menanggulangi pencurian ikan oleh nelayan asing, Kementerian Kelautan dan Perikanan akan mengambil langkah koordinatif dengan TNI Angkatan Laut dan Polri melalui Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Akan lebih gampang bila ditangani oleh satu tangan yaitu Menko Polhukam karena bisa memberi perintah kepada TNI AL dan Polri," katanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ia mengatakan, telah membicarakan langkah koordinatif tersebut dengan Menko Polhukam dan pada pekan depan akan membahas lebih rinci dengan Kepala Staf TNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :KOMPAS.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fadel: Bekerjalah Tidak dengan Cara Biasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BATAM - Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad menyatakan upaya pencapaian target 353 persen peningkatan produksi perikanan pada 2014 perlu dukungan komitmen dan cara kerja secara revolusioner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bekerjalah tidak dengan cara biasa, melainkan kerja revolusioner dengan langkah-langkah raksasa disertai optimisme," katanya kepada peserta Forum Akselerasi Pembangunan Perikanan Budidaya 2010-2014 Wilayah Barat Indonesia, di Batam, Senin malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam upaya menjadikan Indonesia pada 2015 sebagai penghasil produk perikanan terbesar di dunia, Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan perikanan budidaya sebagai ujung tombak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kementerian itu akan memacu produksi perikanan budidaya pada 2014 menjadi 16,89 juta ton, meningkat spektakuler atau 353 persen ketimbang produksi pada 2009 yang hanya 4,78 juta ton.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fadel menggambarkan, kerja revolusioner atau revolusi biru antara lain akan meliputi penyediaan pakan hasil dalam negeri, bibit dengan harga lebih murah ketimbang imporan, serta penyediaan jalan oleh Kementerian Pekerjaan Umum bagi daerah tumbuh tempat pelelangan ikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal optimisme, ia meminta meniru China sebagai pembanding terbesar di sektor tersebut. Panjang garis pantai China 32 ribu km, sedangkan Indonesia 90 ribu km.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Perairan teluknya 168 ribu ha, sedang kita 4,2 juta ha. Luas sungai-sungai di China untuk budidaya ikan air tawar 371 ribu ha, sedang di Indonesia 5,9 juta ha," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perbandingan itu, ternyata ekspor hasil kelautan dan perikanan Indonesia masih kalah daripada China, Peru, dan Vietnam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi tersebut menurut Fadel, disebabkan Indonesia kurang berani (dalam menetapkan besar pencapaian dan bekerja dengan cara tidak biasa- Red).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ia mengajak pemerintah daerah bersama semua komponen kelautan dan perikanan mengambil langkah-langkah berani  menjadi yang terhebat di sub-sub sektor komoditas tertentu, misalkan udang, patin, kerapu, rumput laut, gurame atau lele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : KOMPAS.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-7720049255663803787?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/7720049255663803787/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/01/hore-kapal-nelayan-asing-akan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/7720049255663803787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/7720049255663803787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/01/hore-kapal-nelayan-asing-akan.html' title='HORE ... KAPAL NELAYAN ASING DIPINJAMKAN'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-1080394615263359170</id><published>2010-01-08T23:46:00.015+08:00</published><updated>2010-02-13T23:24:39.974+08:00</updated><title type='text'>KUNJUNGAN BAPAK Dr . Ir. H. FADEL MUHAMMAD - MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA KE PP TELAGA PUNGGUR BATAM.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_XoiJZ5acmy8/S0dtjL0hPmI/AAAAAAAAAH0/K0YrR6VV4PI/s1600-h/Untitled-1+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_XoiJZ5acmy8/S0dtjL0hPmI/AAAAAAAAAH0/K0YrR6VV4PI/s400/Untitled-1+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424424727426973282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dengan cuaca yang sangat mendukung serta awan yang cerah, pada hari ini tanggal 8 Januari 2010. Pelabuhan Perikanan Telaga Punggur telah kedatangan seorang tamu yang ditunggu-tunggu selama ini yakni Bapak Dr. Ir. H. Fadel Muhammad- Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang ke - 4. Kedatangan beliau diawali dengan sirine mobil polisi beserta para mobil rombongan tamu DKP . Tampak sebuah mobil Toyota Camry berwarna hitam dengan no plat RI 27 yang ditumpangi oleh Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan RI tiba didepan Kantor PP Telaga Punggur. Beliau langsung disambut oleh Bapak Sang Long Samad selaku  Direktur Utama PP Telaga Punggur _PT. Sarana Yeoman Sembada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tiba di PP Telaga Punggur, Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan RI didampingi oleh seluruh staff management PP Telaga Punggur dan pejabat lainnya menuju ke dermaga PP Telaga Punggur. Setiba di dermaga, Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan RI tampak sangat gembira melihat puluhan  kapal penangkapan ikan yang bersandar di PP Telaga Punggur. Beliau langsung berbincang-bincang dengan Direktur Utama tentang pengembangan PP Telaga Punggur selama ini dan kedepannya. Tidak lama kemudian, beliau beserta jajarannya menuju ke Ship Docking ( galangan kapal ) PP Telaga Punggur yang baru siap dibangun pada awal tahun 2009 . Galangan Kapal ini adalah satu- satunya fasilitas yang ada di Pelabuhan Perikanan Kota Batam khususnya di PP Telaga Punggur, yang diperuntukan untuk mereparasi  kapal - kapal penangkapan ikan . Tiba - tiba beliau mengatakan PP Telaga Punggur sangat lengkap fasilitasnya mulai dari Cold Storage, Pabrik Es, hingga Ship Docking pun telah disediakan. Kunjungan beliau juga disertai dengan  penandatanganan batu prasasti ukuran besar untuk PP Telaga Punggur - PT. Sarana Yeoman Sembada .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besar harapan seluruh management PP Telaga Punggur adalah memajukan Perikanan Indonesia dan meningkatkan seluruh fasilitas internal maupun eksternal agar PP Telaga Punggur menjadi salah satu pelabuhan perikanan swasta yang unggul di seluruh nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Perikanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hermawan Chen&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Admin PP Telaga Punggur&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-1080394615263359170?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/1080394615263359170/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/01/kunjungan-bapak-ir-h-fadel-muhammad.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/1080394615263359170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/1080394615263359170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/01/kunjungan-bapak-ir-h-fadel-muhammad.html' title='KUNJUNGAN BAPAK Dr . Ir. H. FADEL MUHAMMAD - MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA KE PP TELAGA PUNGGUR BATAM.'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_XoiJZ5acmy8/S0dtjL0hPmI/AAAAAAAAAH0/K0YrR6VV4PI/s72-c/Untitled-1+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-1377813272597736961</id><published>2010-01-01T21:48:00.010+08:00</published><updated>2010-02-13T23:22:57.533+08:00</updated><title type='text'>SELAMAT HARI NATAL DAN TAHUN BARU 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Seluruh Staff dan Management Pelabuhan Perikanan Telaga Punggur Batam&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;                                                           PT. SARANA YEOMAN SEMBADA&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Mengucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ditahun yang akan datang dapat membawa kesejahteraan bagi seluruh pelaku usaha perikanan tangkap.&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-1377813272597736961?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/1377813272597736961/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/01/selamat-hari-natal-dan-tahun-baru-2010.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/1377813272597736961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/1377813272597736961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2010/01/selamat-hari-natal-dan-tahun-baru-2010.html' title='SELAMAT HARI NATAL DAN TAHUN BARU 2010'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-8806376279240770503</id><published>2009-11-27T15:08:00.002+08:00</published><updated>2010-01-09T01:43:26.331+08:00</updated><title type='text'>INFORMASI PP TELAGA PUNGGUR SAAT INI.</title><content type='html'>Pada siang yang cerah ini, Pelabuhan Perikanan Telaga Punggur telah didatangi puluhan kapal penangkapan ikan. Kedatangan kapal - kapal tersebut di karenakan kondisi cuaca dilaut yang tidak bersahabat serta gelombang yang tinggi. Para nakhoda dan abk kapal telah bersiap-siap untuk beristirahat dalam periode akhir tahun ini.  Pemilik kapal penangkapan ikan memilih untuk menambatkan kapal mereka di PP Telaga Punggur pada saat  musim angin muson barat asia . Fasilitas docking PP Telaga Punggur juga mulai dimanfaatkan oleh para owner kapal penangkapan ikan pada saat musim angin muson barat asia. Tampak beberapa kapal sedang antri di dermaga  untuk melakukan docking.  Setelah melakukan reparasi seluruh bagian kapal,  diperkirakan pada bulan Maret 2010 seluruh  kapal penangkapan ikan sudah beroperasi seperti biasa nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Perikanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hermawan Chen&lt;br /&gt;Admin PP Telaga Punggur&lt;br /&gt;Sent from my BlackBerry®&lt;br /&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-8806376279240770503?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/8806376279240770503/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2009/11/informasi-pp-telaga-punggur-saat-ini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/8806376279240770503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/8806376279240770503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2009/11/informasi-pp-telaga-punggur-saat-ini.html' title='INFORMASI PP TELAGA PUNGGUR SAAT INI.'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-2923063668069888635</id><published>2009-11-01T23:57:00.003+08:00</published><updated>2010-01-09T01:45:02.843+08:00</updated><title type='text'>BUDAYAKAN MAKAN IKAN MULAI SEKARANG .AGAR SEHAT, KUAT DAN CERDAS.</title><content type='html'>Ikan sumber makanan bergizi tinggi mengandung &lt;span style="background: transparent none repeat scroll 0% 0%; cursor: pointer; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" class="yshortcuts" id="lw_1257091025_0"&gt;omega 3&lt;/span&gt; zat pencerdas otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala dan mata ikan mengandung polyscharida yang berfungsi mengontrol aliran darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duri ikan mengandung kalsium dan kolagen yang sangat bermanfaat dalam membantu pertumbuhan tulang dan gigi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak ikan mengandung dha ( docahexaenoic acid ) yang sangat penting dalam pertumbuhan otak serta perkembangan retina mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daging ikan mengandung protein berkualitas tinggi dan vitamin yang sangat berguna untuk pertumbuhan dan ketahanan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulit ikan mengandung vitamin a dan b2 yang sangat bermanfaat untuk kesehatan mata dan kekebalan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lemak pada perut ikan mengandung lemak omega 3 ( EPA) yang berfungsi mencegah penyempitan pembuluh darah dan dapat menurunkan kolestrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sent from my &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1257091025_1"&gt;BlackBerry&lt;/span&gt;®&lt;br /&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-2923063668069888635?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/2923063668069888635/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2009/11/budayakan-makan-ikan-mulai-sekarang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/2923063668069888635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/2923063668069888635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2009/11/budayakan-makan-ikan-mulai-sekarang.html' title='BUDAYAKAN MAKAN IKAN MULAI SEKARANG .AGAR SEHAT, KUAT DAN CERDAS.'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-1599516138361010740</id><published>2009-11-01T23:49:00.005+08:00</published><updated>2009-11-02T00:01:50.588+08:00</updated><title type='text'>BATAM FISHERIES and SEAFOOD EXPO 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_XoiJZ5acmy8/Su2vpqDETMI/AAAAAAAAAHU/tycE6urczJU/s1600-h/logo-fs-expo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 56px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_XoiJZ5acmy8/Su2vpqDETMI/AAAAAAAAAHU/tycE6urczJU/s320/logo-fs-expo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399164658483743938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;bt&gt;&lt;bt&gt;&lt;bt&gt;D&lt;/bt&gt;&lt;/bt&gt;&lt;/bt&gt;alam rangka pameran perikanan &amp;amp; hasil olahan laut di indonesia. &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1257090093_0"&gt;Departemen Kelautan dan Perikanan&lt;/span&gt; RI dan Kadin Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan pameran  berskala nasional dengan tema " BATAM FISHERIES and SEAFOOD EXPO 2009 pada tanggal 28 - 31 Oktober 2009 di Megamall Batam Centre. Acara ini didukung oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Batam, BP Kawasan FTZ Batam, Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle, Global Entrepolis @Singapore dan Megamall Batam Centre. Organizer oleh PT. Aira Media Bumantara serta Co-Organizer: Batam Promo. Media Partner oleh Batampos, &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1257090093_1"&gt;Tribun&lt;/span&gt; Batam, &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1257090093_2"&gt;Bisnis Indonesia&lt;/span&gt;, Batam Event dan Sing FM.  Peserta pameran berasal dari beberapa propinsi yang ada di tanah air dan lembaga lainnya. Ditengah - tengah pameran hadir &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1257090093_3"&gt;salah satu&lt;/span&gt; Pelabuhan Perikanan Swasta Telaga Punggur  yang dikelola oleh PT . Sarana Yeoman Sembada. Pelabuhan Perikanan Telaga Punggur menyediakan 3 buah standing banner yang berisi tentang sejarah berdirinya pelabuhan perikanan, laporan data operasional kapal dan hasil produksi ikan. Pameran yang lain seperti rumput laut, makanan ikan dalam kemasan kaleng,  budidaya ikan juga hadir di ajang pameran ini. Pameran in bertujuan untuk mempromosikan produk hasil laut Indonesia dan peluang investasi dalam bidang kelautan dan perikanan. Mari kita bersama sama mengandengkan tangan agar kedepannya, produk hasil laut Indonesia dapat menembus pasar internasional dengan kualitas dan mutu yang terjamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Perikanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hermawan&lt;br /&gt;Admin PP Telaga Punggur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sent from my BlackBerry®&lt;br /&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-1599516138361010740?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/1599516138361010740/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2009/11/batam-fisheries-and-seafood-expo-2009.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/1599516138361010740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/1599516138361010740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2009/11/batam-fisheries-and-seafood-expo-2009.html' title='BATAM FISHERIES and SEAFOOD EXPO 2009'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_XoiJZ5acmy8/Su2vpqDETMI/AAAAAAAAAHU/tycE6urczJU/s72-c/logo-fs-expo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-3953847200646928324</id><published>2009-09-20T00:17:00.009+08:00</published><updated>2010-01-09T01:45:48.338+08:00</updated><title type='text'>SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Management Pelabuhan Perikanan Telaga Punggur Batam&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;                                                           PT. SARANA YEOMAN SEMBADA&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;blink style="font-family: century gothic; font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri  1430 H&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-3953847200646928324?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sys-fishery.blogspot.com/feeds/3953847200646928324/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2009/09/selamat-hari-raya-idul-fitri-2009.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/3953847200646928324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/3953847200646928324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2009/09/selamat-hari-raya-idul-fitri-2009.html' title='SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 2009'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4644035335934366349.post-1078138209048263450</id><published>2008-08-29T00:58:00.014+08:00</published><updated>2009-09-16T00:21:41.521+08:00</updated><title type='text'>PERESMIAN PELABUHAN PERIKANAN TELAGA PUNGGUR-BATAM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_XoiJZ5acmy8/SUKaEqfEyhI/AAAAAAAAAAc/TzX257TC0G0/s1600-h/DSCF0482.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_XoiJZ5acmy8/SUKaEqfEyhI/AAAAAAAAAAc/TzX257TC0G0/s320/DSCF0482.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278951118146423314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;PELABUHAN PERIKANAN TELAGA PUNGGUR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BATAM- Dalam rangka pengembangan Perikanan Nasional, berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan, Pemerintah memberikan kesempatan kepada pihak swasta untuk membangun dan mengoperasikan Pelabuhan Perikanan di Kota Batam yaitu di Telaga Punggur, Kecamatan Nongsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izin pelabuhan ini dikeluarkan sesuai fungsinya yaitu sebagai tempat labuh kapal perikanan, tempat pendaratan ikan, tempat pemasaran dan distribusi ikan, pelaksanaan pembinaan mutu hasil perikanan, tempat pengumpulan data tangkapan ikan di wilayah riau kepulauan sampai ke Natuna, serta tempat melakukan berbagai kegiatan penyuluhan, pengembangan masyarakat nelayan pesisir Batam, dan tempat untuk memperlancar kegiatan operasional kapal perikanan domestik dan luar Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan Harian Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Hanung Cahyono SH, LLM pada keterangan yang disampaikan dalam siaran persnya menyebutkan, pelabuhan ikan yang di beri izin pembangunan dan pengoperasian yaitu Pelabuhan Perikanan Telaga Punggur di Teluk Nipah Punggur yang dioperasikan PT Sarana Yeoman Sembada .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan dan pengoperasian Pelabuhan Perikanan Telaga Punggur tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemprov Kepri dan Pemko Batam yang merupakan pelopor pembangunan Pelabuhan Perikanan Swasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Menurut Hanung, DKP menganggap kehadiran pelabuhan itu di Batam cukuplah penting dan strategis mengingat letaknya langsung berhadapan langsung dua Negara tetangga yaitu Malaysia dan Singapura yang akhirnya tentu akan bermuara pada tambahnya kontribusi PAD dan pajak yang diterima pusat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sementara itu, pada Jum’at pagi (29/8), Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Tangkap Departemen Kelautan dan Perikanan RI, DR.Ir.H. Ali Supardan, M.Sc datang ke Batam untuk meresmikan Pelabuhan Perikanan Telaga Punggur .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Peresmian itu berlangsung di kantor Walikota Batam dan Pelabuhan Perikanan Telaga Punggur, di hadiri Walikota Batam dan Wakil Ketua DPRD Kota Batam, DR Chablullah Wibisono, MSi.Peresmian tersebut juga disertai dengan penandatangan prasasti PT.Sarana Yeoman Sembada oleh Dirjen Perikanan Tangkap DKP RI Dr.Ir.H.Ali Supardan,M.sc dan Walikota Batam Drs.H.Ahmad Dahlan,MM. di kantor Walikota Batam,selain penandatangan prasasti,peresmian juga ditandai dengan pembukaan tirai papan nama PELABUHAN PERIKANAN TELAGA PUNGGUR PT SARANA YEOMAN SEMBADA BATAM oleh Dirjen Perikanan Tangkap DKP RI Dr.Ir.H.Ali Supardan,M.sc.Peresmian tersebut juga disaksikan oleh Dra.Suhartini,MM Kepala Dinas KP2 Batam,H. Syamsul Bahrum, Ph.D Assisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, dan Ir.Amir Faizal Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pelabuhan Perikanan Telaga Punggur dibangun diatas lahan seluas 3,4 hektar. Pada awalnya, lokasi pelabuhan tersebut merupakan daerah tangkahan dalam kegiatan usaha penangkapan ikan dan pengelolaan produk hasil laut.Direktur Utama PT Sarana Yeoman Sembada ,Samad mengatakan &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;pelabuhan ini dibangun pada tahun 1981 dan pada tahun 2008 fasilitas yang ada dilengkapi tambat labuh kapal perikanan ukuran yang bisa disinggahi rata-rata 10 s/d 30 unit kapal perhari dengan 7-100 GT. Pelabuhan tersebut juga dilengkapi dengan tempat pendaratan ikan rata-rata 175 ton per bulan, pabrik es dengan kapasitas produksi 150 ton perhari, penyimpanan ikan dalam cold storage kapasitas 600 ton perhari dan zona perbaikan kapal dan aktifitas perbengkelan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Peresmian Jum’at, 29 Agustus 2008.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Terakhir, disaksikan Walikota Batam, Ahmad Dahlan dan Dirjen Perikanan Tangkap R.I Dr.Ir.H.Ali Supardan, M.sc pada acara tersebut langsung menyerahkan &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Surat Izin Operasional Pelabuhan Perikanan Telaga Punggur &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; kepada pihak pengelola pelabuhan PT.Sarana Yeoman Sembada yang ditandatangani atas nama Menteri Kelautan dan Perikanan R.I.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Walikota Batam, Ahmad Dahlan pada kesempatan tersebut berpesan kepada pihak pengelola supaya memanfaatkan tenaga kerja lokal di sekitar  wilayah tersebut, guna membantu pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya perikanan warga pesisir Batam, Rempang dan Galang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Wikipedia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4644035335934366349-1078138209048263450?l=sys-fishery.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/1078138209048263450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4644035335934366349/posts/default/1078138209048263450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sys-fishery.blogspot.com/2008/08/peresmian-pelabuhan-perikanan-telaga.html' title='PERESMIAN PELABUHAN PERIKANAN TELAGA PUNGGUR-BATAM'/><author><name>PELABUHAN PERIKANAN SWASTA TELAGA PUNGGUR-BATAM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03610493355793782423</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_XoiJZ5acmy8/SUKaEqfEyhI/AAAAAAAAAAc/TzX257TC0G0/s72-c/DSCF0482.JPG' height='72' width='72'/></entry></feed>
